Tandaseru — Demi meningkatkan ekonomi masyarakat, Desa Todowongi di Kecamatan Jailolo, Halmahera Barat, Maluku Utara, menggarap 7 produk khas Todowongi. Produk-produk ini dibuat memanfaatkan Sumber Daya Alam (SDA) di desa tersebut.

7 produk itu di antaranya Serbuk Jahe Merah, Krepek Pisang Mulu Bebek, Krepek Keladi Original, Krepek Keladi Pedas, Bagea Sagu, dan kerajinan tangan kursi rotan.

Produk tersebut juga telah dipromosikan dalam kunjungan Kapolda Malut di Polres Halmahera Barat, Kamis (16/3).

Kepala Desa Todowongi Mancelina Lobi kepada tandaseru.com menjelaskan, selain 7 produk yang dikelola 4 kelompok Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM), ada juga kerajinan tangan lainnya yang sementara digarap.

“Kerajinan ini sudah lama dilakukan namun belum dikembangkan. Jadi saat ini karena kebutulan Todowongi selain masuk Desa Cerdas dan dalam tahun ini juga mengalihkan project UMKM itu dalam proses membuat rumah produksi. Jadi setelah rumah produksi selesai maka akan mengembangkan produk-produk tersebut, dan juga ada penambahan kerajinan tangan dan produk lain seperti roti kenari,” ungkap Mancelina.