Tandaseru — Persediaan buku nikah di Kantor Kementerian Agama Kabupaten Pulau Morotai, Maluku Utara mulai menipis. Ini setelah jumlah pasangan yang hendak menikah meningkat drastis di lima kecamatan setelah Kemenag membuka pelayanan nikah di tengah pandemi Covid-19.
“Akhir-akhir ini meningkat. Kemarin itu memang ada corona belum ada pelayanan nikah sehingga mungkin mereka tunda. Tapi setelah pelayanan dibuka di dua bulan terakhir ini meningkat, per bulan sampai 40 peristiwa nikah,” ungkap Kepala Seksi Bimbingan Masyarakat Islam Kemenag Morotai Musanif Sibua kepada tandaseru.com, Minggu (30/8).

Musanif bilang, dari lima kecamatan di Pulau Morotai, peristiwa nikah paling banyak dilaksanakan di Kecamatan Morotai Selatan. 325 buku nikah yang disediakan untuk lima kecamatan kini tersisa 175 buah.
“Untuk bulan November 2019 sampai bulan Agustus 2020, buku nikah tersebar di KUA sebanyak 325 pasang. Untuk Morotai Selatan tersebar 205 pasang, Morotai Timur sebanyak 30 pasang dan Morotai Utara sebanyak 40 pasang, Morotai Jaya sebanyak 10 pasang dan Morotai Selatan Barat sebanyak 40 pasang. Jadi tersisa saat ini 175 pasang buku nikah,” jelasnya.
Namun menurut Musanif, pasangan yang hendak menikah tak perlu khawatir. Sebab dalam waktu dekat Kemenag akan kembali menambah stok buku nikah sebanyak 500 pasang.
“Sementara masih ada, jadi satu dua hari kita minta lagi,” pungkas Musanif.


Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.