Tandaseru — Stok BBM di SPBU Kabupaten Pulau Morotai, Maluku Utara, dikeluhkan masyarakat. Pasalnya, sudah lima hari belakangan SPBU selalu tutup.

Sedangkan penjualan BBM di pengecer atau depot seputaran pusat Kota Daruba yang harganya lebih mahal tampak ramai diburu pembeli.

Tutupnya SPBU dikeluhkan pengendara angkutan umum.

“SPBU tutup sejak Sabtu. Tara tau masalahnya apa kong dong tutup terus,” kata Fatir, salah satu pengendara, kepada tandaseru.com, Rabu (14/9).

“BBM di SPBU so kosong, terus dong jual di depot-depot kecil sangat mahal. Pertamax Rp 17 ribu 1 liter, kalau Pertalite Rp 14 ribu per liter. Tong pusing,” tambahnya.