Tandaseru — Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) Kabupaten Pulau Morotai, Maluku Utara, menolak keras sejumlah kebijakan pemerintah pusat.
Penolakan itu disuarakan dalam aksi Senin 11 April besok. Tiga hal yang ditolak adalah kenaikan harga BBM dan sembako, masa jabatan presiden tiga periode, serta penundaan Pemilu 2024.
Kader IMM Pulau Morotai, Ikfan Pina, ketika dikonfirmasi tandaseru.com soal seruan aksi tersebut membenarkan penolakan itu.
“Kalau soal tiga periode Jokowi itu kita sudah diinstruksikan menolak melalui Pimpinan Pusat Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah, itu secara nasional,” kata Ikfan, Sabtu (9/4).
Penolakan tersebut, kata dia, sudah menjadi isu nasional.
“Bahwa tiga periode adalah pelanggaran konstitusi Negara Kesatuan Republik Indonesia,” tegasnya.
Sedangkan penolakan kenaikan harga BBM dan sembako lantaran menyangkut hajat hidup orang banyak.
“Di mana nelayan dan kemudian para sopir angkutan umum telah merasakan krisis. Kenaikan ini merugikan semua orang,” papar mahasiswa Universitas Pasifik ini.
“IMM Pulau Morotai akan melaksanakan aksi di hari Senin tanggal 11 April 2022 dengan isu yang pertama tolak naiknya harga BBM. Yang kedua soal naiknya harga sembako, serta tolak presiden tiga periode dan penundaan Pemilu 2024,” pungkas Ikfan.


Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.