Tandaseru — Sudah hampir dua bulan ini Pemerintah Kota Ternate, Maluku Utara, melaksanakan sosialisasi sekaligus vaksinasi Covid-19 terhadap anak usia 6-11 tahun.
Dalam rentang waktu tersebut, tercatat vaksinasi dengan progres yang cukup signifikan hanya pada anak yang duduk di bangku SMP. Sedangkan untuk anak SD, progresnya belum mencapai 10 persen.
“Untuk SMP 72 persen untuk SD masih 8 persen tapi masih tahap sosialisasi, ini berarti setiap hari ada peningkatan kan,” jelas Muslim Gani, Kepala Dinas Pendidikan Kota Ternate kepada tandaseru.com, Rabu (2/3).
Menurut Muslim, rendahnya persentase capaian vaksinasi untuk anak usia SD disebabkan banyaknya penolakan dari orang tua siswa. Seperti halnya terjadi di awal pelaksanaan vaksinasi untuk anak usia SMP.
Meski begitu, menurut Muslim, Dikbud bersama tim vaksinasi tidak akan kehabisan akal untuk memaksimalkan pelaksanaan vaksinasi anak. Salah satu caranya yakni dengan memaksimalkan semua stakeholder pendidikan untuk lebih gencar melaksanakan sosialisasi kepada seluruh orang tua siswa.
“Sehingga ke depan tidak ada lagi izin dari orang tua, tidak ada lagi pernyataan orang tua, tapi pemahaman orang tua itulah yang membuat yah, akan pentingnya anak-anak untuk mengikuti vaksinasi,” tandasnya.


Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.