Tandaseru — Swalayan Tara No Ate (Gedung Dekranasda) milik Pemerintah Kota Ternate mencatat penjualan tahun 2021 mencapai Rp 1 miliar lebih.

Manajer Tara No Ate, Burhanudin Rope, saat diwawancarai mengungkapkan penjualan pusat oleh-oleh tersebut tahun kemarin merupakan penjualan tertinggi dibandingkan tahun-tahun sebelumnya.

“Tahun 2021 kemarin merupakan tahun penjualan terbanyak. Pendapatan bisa mencapai Rp 1 miliar lebih. Jika dibandingkan tahun 2018-2020 pencapaiannya hanya kisaran ratusan juta,” jelas Burhanudin, Senin (3/1).

Menurutnya, angka penjualan yang melejit tak lepas dari adanya event-event besar yang digelar di Maluku Utara tahun kemarin. Alhasil, produk-produk yang dititipkan di Tara No Ate habis terjual.

“Ketika event STQ Nasional di Sofifi, semua produk Tara No Ate laris terjual,” ujar Burhanudin.

Jumlah produk yang dipasarkan Tara No Ate sendiri sebanyak 9 jenama dengan total jenis produk mencapai 107 jenis.

“Produk UKM terdapat 9 produk dengan berbagai macam jenis, cukup banyak produk yang dipasarkan,” tandasnya.