Tandaseru — 25 desa di Kabupaten Halmahera Barat, Maluku Utara, masuk dalam daftar program Transformasi Ekonomi Terpadu (TEKAD) dari Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Kemendes PDTT).
Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintah Desa Halbar, Asnath Sowo mengatakan, program tersebut merupakan hasil kerja sama Kemendes PDTT dan IFAD yang berkomitmen melakukan proses pembangunan secara intensif berkelanjutan yang berbasis desa dan daerah pinggiran.
25 desa yang masuk program ini tersebar di empat kecamatan yakni Kecamatan Jailolo, Jailolo Selatan, Sahu dan Sahu Timur.
“Target utama pada program TEKAD ini sinambungan pembangunan ekonomi masyarakat desa menuju masyarakat sejahtera,” jelas Asnath, Kamis (26/8).
Ia menjelaskan, yang menjadi fokus program TEKAD adalah pada pembangunan dan program pemberdayaan berbasis desa dan kawasan transmigrasi dan program pemberdayaan masyarakat.
“Maka dengan harapan, dengan lahirnya program TEKAD ini memberikan kontribusi yang signifikan kpada kesejahteraan masyarakat di desa. Maka hal ini harus membutuhkan keseriusan kerja tim koordinasi kabupaten (OPD) terkait bersama tenaga ahli (pendamping) dan mayarakat,” ucapnya.
Dengan adanya program TEKAD tersebut, Pemda Halbar Melalui Kepala Dinas DPM-PD berterima kasih kepada Kemendes yang bekerjasama untuk mendukung program TEKAD ini.


Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.