Tandaseru — Penangkapan oknum Anggota DPRD Tidore Kepulauan, Provinsi Maluku Utara, Abdul Jalal Maradjabessy alias Gion serta empat warga akibat menyelundupkan minuman keras mendapat sorotan tajam Pemuda Muhammadiyah Tikep.
Ketua Pemuda Muhammadiyah Kota Tikep, Muhammad Iksan mengecam keras tindakan kelima orang tersebut.
“Menyikapi adanya temuan pihak kepolisian Tidore atas penyelundupan minuman keras jenis captikus di salah satu mobil milik anggota DPRD Kota Tidore Kepulauan, kami Pemuda Muhammadiyah Kota Tidore Kepulauan mengecam keras apa yang dilakukan oleh empat warga dan salah satu oknum anggota DPRD tersebut karena dengan sengaja telah memiliki dan turut serta melakukan peredaran minuman terlarang di saat umat muslim menunaikan ibadah puasa di bulan suci Ramadan,” tegasnya, Sabtu (1/5).
Iksan menyatakan, seharusnya oknum anggota DPRD serta empat warga itu mendapatkan hukuman yang lebih berat.
“Atas perbuatan tersebut sepatutnya mendapat hukuman yg lebih berat dari putusan pengadilan saat ini yang hanya memberikan 10 hari penahanan kepada 4 warga yang mengaku memiliki dan hanya wajib lapor terhadap oknum anggota DPRD yang dengan sengaja turut membantu mengedarkan. Padahal kelima orang tersebut telah melanggar peraturan tentang minuman keras di Kota Tidore Kepulauan,” ujarnya.
Dirinya berharap agar oknum DPRD tersebut dapat diberikan sanksi tegas oleh Badan Kehormatan (BK) DPRD Tikep.
“Atas keterlibatan anggota DPRD yang turut serta dalam peredaran minuman keras tersebut, Pimpinan dan Badan Kehormatan DPRD Kota Tidore Kepulauan diminta dengan tegas segera memproses oknum anggota tersebut, karena telah melanggar kode etik anggota DPRD dan telah mencederai nama dan kehormatan DPRD Kota Tidore secara kelembagaan, juga kota Tidore Kepulauan secara umum. Karena perbuatan terlarang tersebut dilakukan dengan sadar dan di suasana bulan suci Ramadan. Secara etika, hal tersebut tidak etis dilakukan oleh seorang anggota DPRD yang sudah 3 periode duduk di kursi terhormat tersebut,” ucapnya.


Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.