Tandaseru — Bupati Kabupaten Pulau Morotai, Maluku Utara, Rusli Sibua, yang akrab disapa Ko Uci, secara perlahan terus mengubah wajah pusat kota Kabupaten Pulau Morotai menjadi kawasan yang lebih modern.

Sejak menjabat, Bupati Rusli gencar melakukan penataan infrastruktur kawasan ibu kota kabupaten. Penataan tersebut mencakup area Pelabuhan Speedboat Daruba, pengaspalan (hotmix) jalan raya, pembenahan jalan lorong desa, saluran drainase, pedestrian, hingga pembangunan Laboratorium Kesehatan Masyarakat (Labkesmas) di lokasi Pasar Rakyat CBD yang progresnya kini telah mencapai 95 persen. Selain itu, wajah pusat kota kian tampak modern dengan pemasangan empat papan iklan digital (videotron) yang aktif dan rapi.

Langkah penataan pusat kota ini mendapat respons positif dari masyarakat, khususnya terkait pembangunan drainase dan pedestrian di Desa Darame dan Desa Gotalamo.

Sudarmin, seorang pemilik toko di Desa Darame, mengaku sangat senang atas terealisasinya pembuatan saluran air yang telah lama dinantikan warga.

“Ini sangat bagus dan kami tunggu-tunggu sudah lama, karena baru hari ini pembuatan drainase. Dan alhamdulillah sudah ada jalur air, karena selama ini tidak ada,” ucap Sudarmin, Selasa (13/10/2026).

Ia menambahkan, langkah pemda ini patut didukung demi kerapian lingkungan kota.

“Sebagai masyarakat kami apresiasi pembangunan saluran air ini, supaya jalan raya ini bisa tertata rapi,” sambungnya.

Apresiasi serupa disampaikan Amran, warga lainnya. Ia menilai penataan saluran pembuangan air ini menjadi bukti kepedulian Pemerintah Daerah (Pemda) terhadap persoalan masyarakat saat musim hujan.

“Kalau saya rasa kebijakan ini sangat bagus, karena pembuangan air sudah tertata bagus. Ada kepedulian Pemda terhadap rakyat, karena kalau selama ini hujan air menumpuk di depan kios juga,” ujar Amran.

“Sekarang karena bangunan saluran sudah dibangun ini sangat bagus untuk wajah kota terlihat rapi dari pembuangan air saat hujan dia turun,” tambahnya.

Sementara itu, Satox, warga Desa Gotalamo, turut menyampaikan apresiasi kepada Bupati Rusli Sibua dan Wakil Bupati Rio Christian Pawane atas perhatian mereka terhadap infrastruktur pusat kota Daruba yang sempat terbengkalai.

“Ini patut kita acungi jempol, karena hampir puluhan tahun saluran drainase maupun jalan di Desa Gotalamo rusak parah dibiarkan. Jadi hari ini orang Gotalamo harus bersyukur dengan adanya Pak Bupati Rusli Sibua dan Pak Rio Christian Pawane sangat perhatian infrastruktur di Morotai khususnya di pusat kota Daruba,” puji Satox.

Meski demikian, Satox mengingatkan agar konstruksi pembangunan disesuaikan dengan kondisi topografi pemukiman warga, mengingat beberapa titik jalan berada di dataran rendah.

“Terpenting juga adalah saluran drainase harus dikeruk atau diperbaiki sesuai ekspektasi masyarakat Desa Gotalamo dan Muhajirin, supaya saat hujan buangan dari Desa Darame so tara (tidak lagi) terjadi luapan air lagi,” cetusnya.

Ia menekankan pentingnya mengeruk tanah secara maksimal agar tidak timbul genangan.

“Karena beberapa titik jalan Gotalamo ini agak menurun sehingga air hujan menumpuk, jadi paling penting diperhatikan adalah saluran drainase harus benar-benar tanahnya dikeruk dengan maksimal,” tandasnya.

Hingga saat ini, progres pengerjaan infrastruktur oleh Pemerintah Kabupaten Pulau Morotai masih terus berjalan, baik di kawasan pusat kota maupun area pendukung lainnya.

Ika Fuji Rahayu
Editor
Irjan Rahaguna
Reporter