Tandaseru — Sepanjang tahun 2020, Polres Pulau Morotai, Maluku Utara telah mengamankan 1.474 liter minuman keras.

“Dari bulan Januari sampai kemarin tanggal 18 Desember barang bukti sudah kita amankan itu dalam bentuk liter jumlahnya 1.474 liter miras yang sudah kita amankan. Itu terdiri dari Cap Tikus, bir putih, bir hitam, dan saguer,” ungkap Kabag Ops Polres Morotai AKP Samsul Bahri Handji kepada tandaseru.com, Selasa (22/12).

Samsul bilang, miras tersebut diamankan di beberapa desa berbeda di Morotai. Ada di Kecamatan Morotai Utara, Morotai Timur, dan Morotai Selatan.

“Hanya saja yang terbanyak itu di Kecamatan Morotai Selatan jumlahnya 300 liter dan sudah diamankan di Polres. Yang jelas tahun ini mengalami peningkatan karena terdapat 1.474 liter miras dan yang 2019 kemarin itu sekitar 900 liter itu sudah diamankan,” tuturnya.

Ditanya selain pemusnahan miras apakah pohon enau juga ikut dimusnahkan seperti sebelumnya, Samsul mengaku masih meminta petunjuk Kapolres.

“Jadi ini mungkin saya minta petunjuk dulu di Pak Kapolres untuk kita melakukan pemusnahan atau seperti apa. Memang kalau kita lihat karasteristik masyarakat kita kebanyakan miras ini dijadikan sebagai mata pencaharian menghidupkan mereka,” terangnya.

“Yang di tahun 2020 ini kami belum melakukan dan kami mengedepankan pengamanan miras itu sendiri,” tambah dia.

Samsul menambahkan, upaya-upaya Polres Morotai berupa operasi miras ini setiap saat dilakukan.

“Kami tidak bosan-bosan melakukan langkah-langkah preventif maupun upaya-upaya hukum lainnya untuk membasmi miras yang ada di Pulau Morotai,” ujarnya.

Sementara itu, pelaku penjual miras juga ikut diamankan dan dijerat tindak pidana ringan. Namun proses hukum atau sidangnya dilakukan di Pengadilan Tobelo.

Samsul berpesan agar penjual tidak lagi menjual miras jelang Nataru ini.

“Miras ini kan kita tahu berpotensi terjadinya perkelahian antara individu, kelompok, dan antar kampung. Ini berimbas pada kamtibmas sehingga kita tekan. Saya mengharapkan agar patut dan taat tidak ada peredaran miras sehingga pelaksanaan Natal tahun ini berjalan dengan aman, damai dan lancar,” tandasnya.