Tandaseru — Kepolisian Resor (Polres) Kepulauan Sula, Maluku Utara menggelar Operasi Lilin jelang perayaan Natal dan Tahun Baru 2021. Operasi tersebut digelar selama 15 hari, terhitung sejak 21 Desember 2020 hingga 4 Januari 2021.
Kabag OPS Polres Kepulauan Sula AKP Mirzan Yasin kepada tandaseru.com menuturkan, Operasi Lilin ini digelar dalam rangka mengamankan perayaan Natal 25 Desember 2020 dan Tahun Baru 2021 mendatang.
Pada operasi kali ini, lanjut Mirzan, Polres Kepulauan Sula berhasil mengamankan 17 karung minuman keras berjenis Cap Tikus yang dikemas dalam botol air mineral berukuran sedang.
Dari 17 karung, 16 karung masing-masing berisi 48 botol dan satu karung lagi berisi 24 botol. Maka, miras yang diamankan Polres pada Operasi Lilin kali ini sebanyak 792 botol.
“Salah satu langkah yang kita ambil untuk mengamankan Natal dan Tahun Baru yaitu melakukan razia miras. Karena hampir rata-rata Maluku Utara ini dipenuhi dengan miras,” kata Mirzan, Selasa (22/12).
Sehari sebelumnya, lanjut Mirzan, Polres Sula telah mendapat informasi dari masyarakat, dan langsung memerintahkan anggota untuk melakukan pemantauan ke sejumlah titik.
Selain itu, para pelaku miras sengaja mengubah modus penyelundupan miras di Sula. Sebelumnya, modus penyelundupan miras tersebut masih didapati di Pelabuhan Sanana. Karena sudah diketahui, modus penyelundupan kemudian diubah dengan membuang ke laut yang nantinya akan dijemput menggunakan longboat.
“Tadi pagi saya perintahkan anggota Polair, barangkali dari pelaku-pelaku miras ini mengubah taktik. Kemarin turun di pelabuhan, kita longgar karena sibuk dengan kegiatan (pengamanan Pilkada, red). Makanya sekarang ini dia (pelaku miras, red) ubah modus dengan membuang di laut,” jabar Mirzan.
Mirzan pun langsung memerintahkan KBO Polair untuk melaksanakan pemantauan di sekitar perairan Desa Waisakai, Kecamatan Mangoli Utara Timur. Hasilnya, polisi mendapati 17 karung Cap Tikus.
Selain itu, kata Mirzan, Polres juga mengamankan tiga orang warga yang saat itu tengah menjemput miras yang dibuang ke laut.
“Tiga orang yang berada dalam longboat sementara sudah diamankan guna dimintai keterangan. Lebih lanjutnya setelah dilakukan pemeriksaan, karena kita belum tahu pemiliknya,” tukasnya.


Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.