Tandaseru – Pemerintah Kabupaten Pulau Morotai, Maluku Utara, memastikan akan melakukan peningkatan pengaspalan jalan (hotmix) di wilayah pusat kota pada tahun 2026. Proyek ini menjadi angin segar setelah kondisi jalan di jantung kabupaten tersebut dibiarkan rusak dan berlubang selama lima tahun terakhir.
Kepala Dinas PUPR Pulau Morotai, Fahmi Usman, menyatakan bahwa rencana pengaspalan sepanjang 5 kilometer tersebut merupakan hasil koordinasi antara pemerintah daerah dengan pemerintah pusat dan balai provinsi.
“Pemda Morotai rencana hotmix tahun 2026 ini dari Pusat dan Balai Provinsi. Dinas PUPR masih terus berkoordinasi dengan pihak terkait mengenai lokasi spesifik yang akan dikerjakan,” ujar Fahmi saat dikonfirmasi, Kamis (29/1).
Fokus Perbaikan di Titik Vital
Fahmi mengakui bahwa kondisi jalan di pusat kota, terutama di Desa Gotalamo, sudah saatnya mendapatkan perbaikan total. Kerusakan yang ada selama ini dinilai membahayakan pengendara dan menghambat kenyamanan mobilitas warga.
“Jalan di pusat kota yang sudah bertahun-tahun rusak berlubang harus diaspal ulang. Kami targetkan rencana ini terealisasi tahun ini demi kenyamanan maksimal kendaraan yang melintas,” tambahnya.
Meski sudah memastikan pengerjaan dilakukan tahun ini, pihak Dinas PUPR belum bisa membeberkan siapa kontraktor atau pihak ketiga yang akan mengeksekusi proyek tersebut. Saat ini, proses administrasi dan koordinasi teknis masih terus berjalan.
“Kami belum tahu siapa pihak ketiga yang akan mengerjakan, tapi yang pasti tahun ini dilakukan pengaspalan,” pungkas Fahmi.
Berdasarkan pantauan di lapangan, sejumlah titik di pusat kota Morotai memang mengalami kerusakan parah. Lubang-lubang jalan seringkali tergenang air saat hujan, yang meningkatkan risiko kecelakaan bagi pengguna jalan.




Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.