Tandaseru – Kapolda Maluku Utara, Irjen Pol Waris Agono, memastikan kondisi keamanan di Kabupaten Halmahera Tengah telah berangsur pulih dan terkendali setelah aparat gabungan berhasil meredam ketegangan antarwarga yang terjadi, Jumat (3/4/2026).
Pihak kepolisian melaporkan, massa dari Desa Banemo dan Desa Bobane Jaya yang sempat terlibat aksi kini telah berhasil dikembalikan ke desa masing-masing. Di sisi lain, aparat keamanan juga tengah fokus melakukan pendekatan persuasif kepada warga Desa Sibenpopo yang sempat mengamankan diri ke hutan agar bersedia kembali ke kediaman mereka.
Sebagai langkah antisipasi dan upaya menjamin rasa aman bagi masyarakat, sejumlah personel bersenjata lengkap dari Polres Halmahera Tengah, Satuan Brimob, serta jajaran Kodim disiagakan di titik-titik rawan. Penjagaan ketat ini dilakukan guna memastikan tidak ada pergerakan massa tambahan yang dapat memicu kembali konflik di wilayah tersebut.
“Kami menjamin keamanan warga dengan menempatkan personel dari Polres, Brimob, dan Kodim untuk melakukan penjagaan,” ujar Waris saat memberikan keterangan terkait situasi terkini di lokasi kejadian.
Selain melakukan pengamanan fisik, Waris juga mengimbau seluruh elemen masyarakat tetap tenang dan tidak mudah terpengaruh oleh informasi atau provokasi yang beredar di media sosial maupun pesan berantai. Pihak kepolisian berharap proses pemulihan situasi ini berjalan cepat sehingga roda ekonomi dan aktivitas harian warga dapat berjalan normal seperti sediakala.
“Dengan langkah pengamanan yang dilakukan, diharapkan kondisi di wilayah tersebut dapat segera pulih sepenuhnya dan aktivitas masyarakat kembali normal,” tandas jenderal bintang dua tersebut.



Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.