Tandaseru – Dalam rangka memastikan keandalan pasokan listrik dan kesiapan operasional di wilayah Maluku jelang Idul Fitri 1447 H, General Manager PLN Unit Induk Wilayah Maluku dan Maluku Utara (UIW MMU), Noer Soeratmoko bersama jajaran manajemen melaksanakan kunjungan ke tiga posko siaga kelistrikan di Pulau Ambon.
Kunjungan tersebut dilakukan di ULP Nusaniwe, ULP Ambon Kota, serta Maluku Control Center yang menjadi pusat pengendalian sistem kelistrikan di wilayah Maluku. Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya monitoring langsung terhadap kesiapan personel, peralatan, serta sistem dalam menghadapi kondisi siaga.
Dalam arahannya, Soeratmoko menekankan, kesiapsiagaan personel menjadi faktor kunci dalam menjaga keandalan pasokan listrik. Terlebih, terdapat sejumlah objek vital dan lokasi prioritas yang harus mendapatkan perhatian khusus, seperti lokasi-lokasi ibadah Idul Fitri, kediaman Kepala Daerah, maupun lainnya.
“Seluruh personel harus berada dalam kondisi siap siaga penuh, terutama dalam mengamankan suplai listrik di lokasi-lokasi strategis dan objek vital. Tidak boleh ada celah dalam pelayanan, karena listrik merupakan kebutuhan utama masyarakat,” tegasnya.
Sebanyak 1.332 personel PLN disiagakan dan tersebar di berbagai titik strategis untuk memastikan respons cepat terhadap potensi gangguan. Personel juga dilengkapi dengan peralatan pendukung serta sistem komunikasi yang terintegrasi guna mempercepat koordinasi di lapangan.
Selain kesiapan operasional, aspek Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) menjadi perhatian utama. Soeratmoko mengingatkan, seluruh aktivitas pekerjaan harus mengutamakan prinsip K3 guna menjamin keselamatan personel di lapangan.
“Kita tidak hanya fokus pada keandalan listrik, tetapi juga keselamatan seluruh insan PLN. Pastikan setiap pekerjaan dilaksanakan sesuai prosedur K3,” ujarnya.
Dalam kesempatan tersebut, PLN juga menegaskan pentingnya penerapan budaya pelayanan prima melalui Program PS4, yaitu perilaku Senyum, Salam, Sapa, dan Sopan kepada pelanggan. Pendekatan ini diharapkan dapat meningkatkan kualitas interaksi dan kepercayaan masyarakat terhadap PLN.
“Pelayanan yang baik tidak hanya dari sisi teknis, tetapi juga dari sikap. Terapkan budaya Senyum, Salam, dan Sapa dalam setiap interaksi dengan pelanggan,” tambahnya.
Lebih lanjut, seluruh unit dan bidang di lingkungan PLN UIW MMU diharapkan dapat terus memperkuat kolaborasi dan sinergi. Koordinasi lintas fungsi dinilai sangat penting dalam menjaga stabilitas dan keandalan sistem kelistrikan secara menyeluruh.
Maluku Control Center sebagai pusat pengendali sistem juga dipastikan dalam kondisi optimal untuk melakukan pemantauan real-time terhadap jaringan listrik, sehingga potensi gangguan dapat diantisipasi lebih dini.
Dengan kesiapan menyeluruh yang meliputi personel, sistem, peralatan, serta budaya kerja yang mengedepankan keselamatan dan pelayanan, PLN UIW MMU optimistis dapat memberikan pasokan listrik yang andal dan berkualitas bagi masyarakat di wilayah Maluku dan Maluku Utara, terutama jelang Idul Fitri 1447 H.



Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.