Tandaseru – Aparat gabungan menggagalkan upaya penyelundupan 113 ekor satwa endemik asal Papua di Pelabuhan Ternate, Rabu (11/2/2026). Ratusan satwa yang diangkut menggunakan KM Sinabung rute Sorong–Bacan tersebut ditemukan tersembunyi di dalam kamar penumpang kelas IA.

Berdasarkan Berita Acara Penyerahan Satwa Nomor 02.10/01/BA/733/2026, petugas mengamankan rincian satwa sebagai berikut:

• 15 ekor Kangguru Papua

• 6 ekor Kuskus Albino

• 10 ekor Ular

• 82 ekor Kadal

Kronologi Penemuan

Pengungkapan ini bermula dari laporan petugas keamanan PT Pelni saat kapal sedang bersandar di Bacan, Halmahera Selatan. Informasi tersebut kemudian ditindaklanjuti dengan koordinasi antara BKSDA Maluku Seksi Konservasi Wilayah I Ternate, Karantina Maluku Utara, TNI AL, dan Polairud.

Kepala Seksi Konservasi Wilayah I Ternate BKSDA Maluku, Usman, menyatakan satwa-satwa tersebut ditemukan di kamar 6028 dan 6055. Saat ini, seluruh satwa telah dititipkan di kantor BKSDA untuk mendapatkan perawatan khusus karena kondisinya yang rentan.

Proses Hukum dan Pelaku

Kasubdit Gakkum Polairud Polda Maluku Utara, Kompol Riki Arinanda, mengungkapkan satwa yang berasal dari Manokwari, Papua Selatan, ini diduga kuat akan diselundupkan ke Surabaya.

Dua orang penumpang berinisial JS dan EN telah diamankan petugas.

“Keduanya saat ini masih berstatus sebagai saksi dan tengah menjalani pemeriksaan intensif oleh penyidik Polairud Polda Malut,” ujar Riki.

Sementara Pasintel Lanal Ternate, Mayor Laut (S) Agustinus Yordan, menegaskan keberhasilan operasi ini merupakan hasil kerja sama satuan tugas pengamanan di kapal Pelni dan pelabuhan. TNI AL bersama instansi terkait akan terus memperketat pengawasan untuk mencegah pelanggaran serupa di wilayah perairan Maluku Utara.

Ika Fuji Rahayu
Editor
Ika Fuji Rahayu
Reporter