Tandaseru – Masyarakat Maluku Utara diminta waspada terhadap peredaran video di media sosial yang mencatut nama Gubernur Maluku Utara, Sherly Tjoanda. Dalam video tersebut, Gubernur diklaim menjanjikan bantuan uang tunai untuk modal usaha, biaya sekolah, hingga kebutuhan lainnya menjelang tahun baru 2026.

Kementerian Komunikasi dan Digital (Kemkomdigi) melalui Tim Cek Fakta secara resmi menyatakan bahwa informasi tersebut adalah tidak benar atau hoaks. Hasil penelusuran yang dilakukan pada Senin (1/5/2026) menunjukkan bahwa konten tersebut merupakan hasil manipulasi teknologi.

Hasil Rekayasa AI

Berdasarkan verifikasi teknis, video yang beredar terdeteksi menggunakan kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI) untuk mengubah suara dan narasi aslinya. Konten tersebut sebenarnya memanipulasi video lama dari akun Instagram pribadi Sherly Tjoanda (@s_tjo) yang diunggah pada tahun 2024.

Pada video aslinya, Sherly Tjoanda sedang memberikan informasi mengenai pemberian tiket pesawat gratis rute Ternate-Morotai untuk 50 warga pemegang KTP Maluku Utara pada 16 Januari 2024, bukan menjanjikan bantuan uang tunai di tahun 2026.

Imbauan Literasi Digital

Pemerintah mengimbau warga agar tidak mudah tergiur oleh janji-janji bantuan sosial yang disebarkan melalui akun-akun tidak resmi di media sosial.

“Masyarakat harus selalu memverifikasi setiap informasi yang beredar. Informasi resmi mengenai program pemerintah daerah hanya akan disampaikan melalui saluran komunikasi formal,” tulis keterangan resmi Kemkomdigi.

Peningkatan literasi digital dan sikap kritis sangat diperlukan untuk mengenali konten manipulasi AI (deepfake) yang kian marak. Hal ini bertujuan agar masyarakat terhindar dari potensi penipuan digital yang menyasar data pribadi atau kerugian finansial.

Sahril Abdullah
Editor
Sahril Abdullah
Reporter