Tandaseru – Pemerintah Daerah Kabupaten Pulau Taliabu, Maluku Utara, diminta melakukan koreksi ulang terhadap standar satuan harga (SSH) per wilayah. Hal ini dinilai penting guna menyesuaikan kondisi riil di lapangan dengan kebutuhan pembangunan daerah.

Menurut Isra Abubakar, konsultan konstruksi, penerapan SSH saat ini masih belum sepenuhnya menggambarkan harga barang dan jasa yang berlaku di setiap kecamatan. Perbedaan akses transportasi serta kondisi geografis Taliabu membuat harga kebutuhan pokok dan material pembangunan tidak sama antarwilayah.

“Pemerintah daerah perlu melakukan evaluasi kembali terhadap SSH agar benar-benar sesuai dengan kondisi di lapangan. Jangan sampai ada wilayah yang dirugikan karena harga acuan yang tidak relevan,” ujar Isra, Sabtu (23/8/2025).

Selain itu, kata Isra, koreksi ulang SSH juga dianggap penting untuk meningkatkan akurasi perencanaan anggaran daerah. Dengan data harga yang sesuai, proses pembangunan di desa maupun kecamatan bisa berjalan lebih efektif tanpa menimbulkan kendala di kemudian hari.

Ia juga mengatakan, penetapan SSH seharusnya melibatkan kajian menyeluruh dengan memperhatikan faktor geografis, transportasi, dan distribusi. Dengan demikian, perbedaan biaya antarwilayah dapat diakomodasi secara proporsional.

Untuk itu, ia meminta Bupati Sashabila Mus melakukan evaluasi secara menyeluruh SSH di kabupaten Pulau Taliabu, sebab sangat berdampak kepada mutu pekerjaan di lapangan.

“Kami minta koreksi ulang SSH tersebut. Bila perlu menjadi salah satu agenda pembahasan penting dalam penyusunan dokumen perencanaan dan penganggaran daerah,” pinta Isra.

Ika Fuji Rahayu
Editor
Fardanan Fahri
Reporter