Tandaseru – Gedung kantor DPRD kabupaten Pulau Taliabu, Maluku Utara, yang terletak di pusat Kota Bobong mulai rusak. Padahal, gedung yang menelan anggaran Rp 45 miliar itu baru 3 tahun lalu diresmikan.

Gedung bergaya klasik tersebut tampak megah dari luar. Namun di bagian dalam menyimpan sejumlah masalah, mulai dari plafon gipsum rusak parah di sisi kiri dan kanan yang menyebabkan bocor di sejumlah titik saat musim penghujan.

Pantauan tandaseru.com, Kamis (9/1/2025) siang, gedung kantor DPRD juga menjadi sarang ratusan ekor burung. Alhasil, kotoran burung tampak berserakan di dalam gedung.

Menurut salah satu staf yang enggan namanya dipublikasikan, kondisi ini sudah terjadi sejak lama.

“Kalau plafon ambruk dari tahun 2023. Merembes air hujan ke dalam gedung juga terjadi semenjak baru diresmikan, begitu juga menjadi sarangnya ribuan burung Sriti,” ungkapnya.

Sementara itu, Sekretaris DPRD Imam Mudo saat dikonfirmasi mengatakan, untuk mengatasi persoalan tersebut Sekretariat DPRD tidak mempunyai biaya pemeliharaan.

“Biaya pemeliharaan tidak ada di Setwan. Terus (soal) burung kalau tahu dia punya cara usir, kasih tahu (kami), karena sudah berbagai cara dibikin dia tetap bikin sarang,” ujarnya.

Sahril Abdullah
Editor
Reporter