Dorongan untuk berbuat lebih, dimulai Siti melalui gerakan kecil untuk menjaga lingkungan. Meski upaya dalam mengkampanyekan peduli lingkungan menurutnya masih terbatas.
“Impian saya adalah membuat lebih banyak orang peduli dan terlibat dalam menjaga lingkungan,” tambahnya.
Saat berkuliah di Unkhair, Siti menemukan peluang besar melalui ekowisata sebagai sebuah sektor yang tidak hanya mempromosikan keindahan alam, tapi juga mengedukasi pengunjung mengenai pentingnya pelestarian lingkungan.
“Ekowisata memberi saya kesempatan untuk melibatkan masyarakat lokal dalam pelestarian daerah mereka, sekaligus meningkatkan kesadaran lingkungan,” katanya.
Siti kemudian mengetahui tentang ajang Pemilihan Putra Putri Ekowisata Indonesia 2024 dan memutuskan untuk berpartisipasi.
Dengan penuh semangat, dia pun menyiapkan proyek ekowisata yang dapat memberikan dampak positif bagi alam dan masyarakat sekitar.
“Proyek saya berfokus pada pengembangan ekowisata yang berkelanjutan dan pemberdayaan masyarakat lokal,” jelas Siti.
Melalui serangkaian seleksi yang ketat, mulai dari pendaftaran, wawancara, hingga administrasi, Siti akhirnya berhasil lolos mewakili Provinsi Maluku Utara sebagai salah satu finalis.
“Rasa bangga dan syukur saya luar biasa saat akhirnya diumumkan sebagai Duta Inovasi Ekowisata Indonesia 2024. Semua kerja keras saya akhirnya terbayar,” ungkap Siti.



Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.