Direktur Pendidikan Akademi TNI, Brigjen TNI Heru Lalang Buana menyampaikan, Latsitarda Nusantara bertujuan untuk mengintegrasikan pendidikan dan pembinaan karakter bagi para Taruna Akademi TNI, Akpol, IPDN, serta mahasiswa dari perguruan tinggi.
“Melalui latihan ini, para peserta diharapkan dapat mengasah kemampuan kepemimpinan, keterampilan lapangan, dan membangun kebersamaan serta pengabdian kepada masyarakat,” tuturnya.
Heru juga menambahkan, Latsitarda Nusantara dilaksanakan secara bergantian, dengan tujuan membantu percepatan pembangunan di daerah, serta meningkatkan sinergitas antara TNI/Polri dengan seluruh komponen bangsa lainnya.
“Kegiatan akan dilaksanakan selama 21 hari secara beragam, seperti karya bakti gotong royong, perbaikan rumah ibadah, renovasi rumah tidak layak huni (RTLH) pembersihan saluran air/drainase, perbaikan jalan, hingga sosialisasi dan penyuluhan kepada siswa sekolah dan masyarakat,” pungkasnya.
Rakor ini dihadiri oleh Asisten III Bidang Administrasi Umum Provinsi Malut, Kepala Biro Administrasi Pimpinan Provinsi Malut, Plt. Kepala Dinas Sosial Provinsi Malut, Kepala Bagian Materi Komunikasi Pimpinan, Plt.Kepala Dinas PMD Tidore, Kepala Kesbangpol Tidore, Kasatpol PP Tidore, Camat Oba Utara, Kepala Desa serta OPD terkait lainnya.



Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.