Rumah sakit umum yang dikelola pemprov tidak luput dari utang, para dokter dan perawat rumah sakit menjerit. Ada apa?
Negeri ini sedang sakit kronis, tender proyek hanya basa basi. Belum lagi kegiatan-kegiatan Pemerintah Provinsi Maluku Utara yang mementingkan perjalanan dinas.
Korupsi dalam pemerintahan telah membuat masyarakat skeptis dalam memilih pemimpin. Penting untuk memilih pemimpin yang memiliki visi dan komitmen tulus untuk membangun daerah, bukan hanya karena iming-iming materi.
Pembangunan daerah dan kesejahteraan masyarakat lima tahun ke depan sangat bergantung pada pemimpin yang dipilih. Masyarakat harus memilih dengan bijak, berdasarkan kriteria pemimpin yang amanah, adil, dan bertanggung jawab. Pemimpin dengan visi jangka panjang dibutuhkan untuk menghadapi tantangan ketidaksetaraan sosial dan memberikan solusi konkrit.
Pilkada 2024 adalah kesempatan untuk perubahan yang mendalam. Masyarakat mengharapkan pemimpin yang tidak hanya berbicara, tetapi juga bertindak nyata. Inovasi, transparansi, dan partisipasi publik dalam pengambilan keputusan akan menjadi pilar dalam membangun masa depan yang lebih baik. Semua pihak—calon kepala daerah, partai politik, dan masyarakat—memiliki peran penting dalam menentukan arah kebijakan dan nilai-nilai yang akan membawa Maluku Utara menuju kejayaan.
Pilkada bukan sekadar memilih pemimpin, tetapi membentuk masa depan bersama yang lebih baik. Mari kita bersama-sama mewujudkan harapan tersebut melalui partisipasi aktif dalam proses demokrasi ini. (*)



Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.