Selama sesi diskusi, Sashabila secara terbuka memaparkan visi dan misinya untuk pembangunan Taliabu.
Salah satu isu yang mendapat sorotan adalah pertambangan. Menanggapi pertanyaan dari peserta, Sashabila menjelaskan bahwa pertambangan dapat menjadi sektor unggulan Taliabu jika dikelola secara berkelanjutan dan berorientasi pada kesejahteraan masyarakat lokal.
“Kami akan memastikan pengelolaan sumber daya alam, termasuk pertambangan, tidak hanya membawa keuntungan ekonomi, tetapi juga mempertimbangkan aspek lingkungan dan kesejahteraan masyarakat,” tegas cabup nomor urut 1 itu.
Selain pertambangan, ia juga menyoroti potensi besar Taliabu dalam hasil bumi seperti cokelat, kopra, dan cengkeh yang perlu didorong untuk ekspor. Tak hanya itu, Sashabila menekankan komitmennya dalam memberdayakan pemuda melalui pengembangan ekonomi kreatif.
“Potensi kreatif anak muda Taliabu sangat besar. Kami berkomitmen membangun ekosistem yang mendukung lahirnya wirausahawan muda inovatif di Taliabu, agar ekonomi kita tidak hanya bergantung pada sektor primer seperti pertambangan,” lanjutnya.
Meski hanya dihadiri satu kandidat, diskusi berjalan dinamis dengan banyak pertanyaan dari para pemuda yang hadir. Banyak dari mereka mengapresiasi kehadiran Sashabila yang terbuka dalam menjawab setiap pertanyaan mengenai visi dan misinya.
Diketahui, acara ini menandai awal dari rangkaian roadshow Ekspedisi Malut Menguji, yang rencananya akan berlanjut ke wilayah lain di Maluku Utara, seperti Kabupaten Kepulauan Sula hingga di Kota Ternate.


Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.