Tandaseru — Warga Kabupaten Pulau Morotai, Maluku Utara, mengeluhkan kesulitan mendapatkan BBM bersubsidi jenis minyak tanah. Keluhan itu terdengar hampir 1 bulan belakangan.

“Dari bulan kemarin cari minyak tanah paling susah. Ada yang jual sembunyi-sembunyi, tapi mahal,” ungkap Putri, warga Morotai Selatan.

Asisten lll Setda, Kalbi Rasyid, menegaskan terkait keluhan masyarakat soal kelangkaan minyak tanah itu pihaknya akan mengevaluasi OPD terkait.

“Kami akan evaluasi terkait dengan distribusi BBM bersubsidi terutama minyak tanah yang menjadi konsumsi masyarakat yang berada di Pulau Morotai. Jadi kami akan panggil OPD terkait (Dinas Perindagkop) coba melakukan evaluasi terhadap distribusi BBM minyak tanah yang tidak efektif,” ujar Kalbi, Rabu (4/9/2024).

Kalbi bilang, jika ada indikasi permainan di tingkat pengecer atau sub agen, ia meminta agar warga langsung menyampaikan laporan.

“Itu nanti dievaluasi oleh pemerintah daerah, dan kami juga berharap agar ada laporan-laporan supaya kami bisa tahu kalau ada manipulasi BBM,” tegasnya.