“Saya sangat terharu acara penjemputan ini. Sebagai anak kampung saya dan Pak Sekda punya beban besar untuk kampung yang kami cinta ini. Hari ini sejarah mencatat bahwah salah satu putra Sagea, dengan kondisi jabatan yang saat ini melekat,” tambah Bahri.
Dikatakannya, sebagai Pj Bupati dengan waktu hanya 6 bulan ini ia sangat berharap masyarakat membantu pemda agar pembangunan di Halmahera Tengah lebih maju.
“Seluruh program yang dilakukan oleh pemerintah daerah harus didukung oleh masyarakat. Ini yang menjadi tanggung jawab kami semua,” ucapnya.
Menurutnya, dengan waktu selama beberapa bulan ini untuk memulai program baru sangat tidak mungkin, maka ia hanya melanjutkan program pemerintah sebelumnya. Tetapi, ia bisa menjamin selama 6 bulan ini sebagai anak kampung jangan ragukan ia dan Sekda.
“Apa yang bapak ibu harapkan tetap kami lakukan. Tidak ada saling sekat sebab kita semua adalah saudara. Ada hal-hal yang berhubungan langsung dengan saya silakan datang dan sampaikan. Selagi masih bisa tetap diusahakan, bila perlu langsung ke rumah untuk baku dapa,” jelasnya.
Bahri berharap, seluruh masyarakat Weda Utara mendoakan ia dan Sekda agar bisa melihat kepentingan kampung tercinta. Ia juga mengingatkan seluruh ASN maupun pejabat desa agar menjaga netralitas dalam berpolitik.
“Dan jangan sampai ada konflik yang merugikan. Tetap menjaga tatanan keluarga ini, kawal pemilihan bupati untuk Halmahera Tengah ke depan tanpa memutuskan tali silaturahmi,” harapnya.


Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.