Sementara, Kasi Operasi dan Siaga Pencarian Pertolongan Basarnas Ternate, Bram Madya Temara, mengatakan sejauh ini tercatat ada 11 orang yang meninggal dunia.
“10 orang sudah dievakuasi oleh petugas dan 1 orang korban masih dalam proses pencarian atau evakuasi, karena tertimbun material banjir,” katanya.
“Sedangkan 3 orang yang mengalami luka-luka sudah dibawa ke RSUD Chasan Boesoirie dan Rumah Sakit Tentara untuk mendapatkan perawatan medis,” sambungnya.
Menurut Bram, saat dilakukan evakuasi memang terhambat, karena material banjir bandang sangat tinggi. Sehingga pihaknya meminta bantuan dari Dinas PUPR Kota Ternate untuk menyediakan alat berat.
“Jadi ada dua ekskavator yang melakukan penggalian material banjir bandang yang cukup tinggi. Untuk kerusakan rumah warga sejauh ini belum ada data yang valid,” pungkasnya.


Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.