Tandaseru — Proyek pembangunan dermaga sandar bus air yang berlokasi di wisata Pulau Dodola Kabupaten Pulau Morotai, Maluku Utara, diduga dikerjakan asal-asalan.
Proyek tersebut dikerjakan oleh CV Manna Gratia, dengan nilai proyek sebesar Rp 2,2 miliar.
Amatan tandaseru.com, kondisi dermaga yang dikerjakan sejak Februari 2024 ini memiliki bentangan ring balok sepanjang 8 meter yang dicor mengunakan kayu balok dan baja ringan. Akibatnya material pun telah ambruk.
Pengawas proyek dermaga Dodola, Jainal mengatakan, pekerjaan ring balok tersebut dikerjakan tukang bangunan yang lain.
Proyek ini pun tidak terpasang papan informasi proyek.
Jainal pun menyebutkan proyek dermaga ini terdapat masalah, mulai dari tiang beton, atap bangunan, plafon, dan tiang jembatan apungnya. Padahal kontrak proyek berakhir pekan ini.
“Jadi, dermaga apung ini torang (kami) mau ubah. Karena kalau ombak kuat, tiangnya tidak mampu dan saya laporkan ke pimpinan dulu,” akunya.




Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.