Irwan menyebutkan bahwa warga pernah meminta agar sebelum jembatan lama dibongkar seharusnya pihak pelaksana proyek membuat jembatan alternatif.

Apalagi jembatan tersebut sering dilalui oleh sekitar 50 lebih kepala keluarga.

“Jadi kalau kondisi hujan seperti ini kendaraan tidak bisa lewat dan ekonomi kami pun terhambat,” akunya.

Kepala Dinas PUPR Kabupaten Pulau Morotai, Hairil H. Hukum menjelaskan bahwa proyek jembatan itu sementara proses dikerjakan.

“Sementara ada bikin, kemarin sudah datang di kantor dan sementara PUPR mobilisasi alat untuk membuat jembatan sementara,” tandasnya.