Menurutnya, setiap kali Nabila meminta tolong meminjam norek, Nabila lalu mengirim norek lain untuk menyuruh kirim ke norek tersebut.

“Nabila Bachmid adalah teman kampus saya, dia hanya pinjam nomor rekening saya, Yang Mulia. Kalau uang masuk ke rekening saya, Nabila lalu menghubungi dan perintahkan saya untuk kirim ke nomor rekeing lain yang mulia,” aku Adlan.

Adlan menyebutkan uang yang masuk ke rekeningnya itu kemudian dikirim ke beberapa norek lain yaitu norek Eliya dan ajudan AGK.

“Ada juga dikirm ke rekening Ramadhan dan Zaldi Kasuba. Namun lebih banyak dikirim ke rekening kak Eliya Bachmid. Yang lain saya lupa, Yang Mulia, karena banyak nomor rekening yang dikirim Nabila Bachmid,” tukasnya.

Adlan mengaku nomor rekeningnya menjadi perantara dalam jangka waktu setahun, mulai dari 2020 sampai 2021. Dalam sebulan, uang masuk ke rekeningnya sebanyak dua sampai tiga kali. Namun uang itu tak lama langsung ditransfer atas perintah Nabila, di mana Nabila sampaikan kepada dia bahwa itu adalah uang keluarganya.

“Yang mengirim ke rekening saya itu saya nggak tahu pasti. Kemudian saya diperintahkan Nabila untuk mentransfer lagi ke Eliya Bachmid. Nabila bilang itu adalah uang kelurganya,” katanya.