“Prarekonstruksi ini kita melibatkan saksi-saksi yang ada di TKP pada saat kejadian untuk memberikan gambaran kejadian yang terjadi pada malam itu, kita lakukan prarekon,” jelasnya.

Kedelepan saksi yang dihadirkan itu termasuk dua oknum anggota polisi yang diketahui berada di TKP saat kejadian.

“Termasuk dua anggota, kebetulan ada eksistensi dari (Krimum Polda) dan kebetulan dari Krimum Polda juga mau menyaksikan juga,” katanya.

Meski demikian, Ismail belum memberikan penjelasan lebih jauh karena menurutnya hasil prarekonstruksi akan disampaikan pada saat gelar perkara nantinya.

“Barang buktinya ada sajam, botol miras, hasilnya nanti akan disampaikan dalam gelar perkara,” pungkasnya.