Tandaseru — Bupati Halmahera Barat, Maluku Utara, James Uang, angkat bicara soal kekacauan yang terjadi di ruang rapatnya, Senin (24/6/2024) sore. Dalam insiden itu, Ajudan Bupati, Brigpol Charles Aniky, sempat memukuli seorang warga sipil bernama Hardi Dano Dasim.

James mengisahkan, mulanya digelar rapat bersama unsur pimpinan Dinas Perindagkop, perwakilan Polres Halbar, perwakilan Kodim 1501/Jailolo membahas kelangkaan Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis minyak tanah dengan sejumlah agen di ruangan tersebut.

“Rapat ini mencari akar permasalahan mengapa Halbar sering terjadi kelangkaan minyak tanah. Padahal Halbar setiap bulan itu mendapat kuota minyak tanah sebanyak 525 ton,” kata James, Selasa (25/6/2024).

Hasil rapat tersebut menyimpulkan, ada oknum mafia yang membeli minyak tanah dan menjualnya ke salah satu perusahaan di Weda, Kabupaten Halmahera Tengah.

“Menurut Kasat Intel dalam permasalahan ini ada juga oknum-oknum tertentu di Dinas Perindagkop ikut bermain. Karena itu, soal oknum di Disperindagkop saya akan cek ke Pak Kasat Intel dan akan memberi sanksi tegas, bisa sampai pada poncopoton jabatan,” ungkap James.

Setelah memperoleh kesimpulan dalam rapat tersebut, James lantas mempersilahkan wartawan masuk ruang rapat untuk mengikuti konferensi pers.