Dari jumlah pencari kerja tahun ini kata Yosep, laki-laki lebih dominan dibandingkan perempuan.

“Perempuan sekitar 58 orang dan 900 orang lebih itu laki-laki pencari kerja. Jadi yang mendaftar di dalam kabupaten itu 50 orang,” ucap dia.

Yosep bilang, jumlah pencari kerja yang terdata di Disnakertrans Pulau Morotai untuk tahun 2022 ada sebanyak 1.050 orang, dan tahun 2023 ada sebanyak 1.653 orang.

Sebagai operator, Yosep yang paling sering ditemui pencari kerja ini mengaku menerima banyak keluhan soal sulitnya mendapat pekerjaan di Morotai.

“Rata-rata mereka yang minta kartu kuning itu curhat bahwa di Morotai khususnya di pusat ibu kota kabupaten sampai hari ini masih susah cari pekerjaan, sampai dong (mereka) bilang berkas lamaran kerja bisa baabu (berdebu),” cetus dia.