Tandaseru — Pemerintah Kabupaten Halmahera Barat, Maluku Utara, menunda pelaksanaan Festival Teluk Jailolo (FTJ) yang semula bakal digelar 5 hingga 8 Juni 2024. Penundaan dilakukan sampai waktu yang belum ditentukan.
“Awalnya kan rencana di tanggal 5 sampai 8 Juni, cuma karena ada erupsi gunung Ibu, jadi ada pertimbangan dari Pak Bupati, Pak Wakil dan Pak Sekda, makanya kami geser. Tapi kepastian waktu belum ada, kami masih menunggu status gunung Ibu mudah-mudahan turun dulu,” ungkap Kepala Dinas Pariwisata dan Kepemudaan Olahraga Fenny Kiat kepada awak media, Rabu (29/5/2024).
Fenny menjelaskan, surat awal terkait pengunduran waktu pelaksanaan event tahunan ini sudah masuk ke Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf).
“Setelah tanggal 7 baru kami menentukan kepastian tanggal, tapi surat awal itu hanya menyampaikan bahwa FTJ tetap akan diundur,” tambahnya.
Meski begitu, Fenny mengatakan Menteri Parekraf, Sandiaga Salahuddin Uno, hampir bisa dipastikan akan kembali mengunjungi Halmahera Barat pada FTJ kali ini.
“Karena alhamdulillah Halbar tahun ini sama prestasinya dengan 2 tahun lalu ketika Pak Menteri hadir. Jadi masuk KEN untuk FTJ-nya dan ADWI untuk Maluku Utara dari Halbar Desa Naga. 2 tahun lalu Lapasi kan, tahun ini Desa Naga,” pungkasnya.
Tinggalkan Balasan