Selanjutnya polisi menghubungi Kepala Puskesmas Lelilef Waibulen untuk proses autopsi.

“Dari identifikasi oleh tim Inavis Polres Halteng bersama pihak Puskesmas Leilef Waibulen, tidak terdapat tanda-tanda kekerasan terhadap mayat tersebut,” jelasnya.

Mantan Kasubsektor Weda Utara itu mengaku, sampai dengan saat ini pihak keluarga belum ada yang datang ke Puskesmas sehingga mayat tersebut belum diketahui identitasnya.