Melalui temu nasional ini, selain menjadi ajang silaturahmi, perwakilan Unkhair diharapkan dapat membuka jejaring sesama mahasiswa penerima KIP-K, juga dapat meningkatkan wawasan dalam membangun kepercayaan diri, bangsa, dan negara.
Menurut dia, kebijakan pemerintah memberikan KIP-K sangat membantu putra-putri bangsa dengan menyediakan kuota beasiswa KIP-K di Unkhair. Bantuan itu dapat menjawab permasalahan putus kuliah yang kerap menjadi alasan tidak melanjutkan pendidikan.
Sementara Adib Marsaf Ilham yang dihubungi mengaku sangat bersyukur dan bangga bisa menjadi salah satu utusan mahasiswa penerima KIP-K Unkhair yang dipilih sebagai peserta temu nasional tersebut.
“Sangat membanggakan bagi saya dipercaya kampus mengikuti kegiatan kemahasiswaan di kancah nasional, dan terima kasih tak terhingga kepada Unkhair,” ungkap Adib.
Diketahui, para peserta yang diundang khusus ini masing-masing satu orang mewakili perguruan tinggi asalnya. Peserta akan mengikuti sejumlah kegiatan selama 4 hari di Jakarta, seperti Dialog Bersama Presiden RI, dan Ngobrol Bareng Mas Menteri Kemendikbudristek.


Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.