Di hadapan para teman sejawat perawat Maluku Utara, Arsad memperkenalkan badan kelengkapan PPNI yang di antaranya ada Badan Penanggulangan Bencana (BAPENA), Ikatan/Himpunan Perawat sesuai dengan kompetensi keahlian masing-masing perawat; dan yang terbaru adalah Pusat Pengembangan Pendidikan dan Pelatihan (Pusbangdiklat) PPNI yang merupakan lembaga penyelenggara pendidikan dan pelatihan yang diakui oleh pemerintah dan telah terakreditasi A.

“Semoga ke depan PPNI Maluku Utara semakin berkembang dan semakin banyak bersinergi untuk kemajuan dan transformasi kesehatan,” beber Arsad.

Terpisah, Staf Ahli Gubernur Bidang Kemasyarakatan Sumber Daya Manusia Muhlis Jailan mengatakan mewakili pejabat Gubernur Maluku Utara di usia PPNI ke-50 ini sangat mengharapkan seluruh tenaga perawat di Provinsi Maluku Utara agar senantiasa lebih giat peningkatan kinerja.

“Dan mendalami kerja-kerja dari perawat sendiri dimana perawat itu lebih meningkatkan pelayanan kepada masyarakat sehingga  PPNI bisa menguangkan di jazirah Moloku Kie Raha dan kita perkenalkan bahwa perawat tidak bisa bisa dilihat sebelah mata karena sesungguhnya mereka juga bisa kontribusi terhadap pembangunan di bidang kesehatan,” tandasnya.

Di akhir acara tasyakuran Tahun Emas PPNI atau HUT PPNI ke-50 dilanjutkan dengan salat Magrib berjamaah, potong tumpeng, ceramah Ramadan Ustaz Ibrahim Muhammad, salat Isya dan Tarawih berjamaah, serta diakhiri dengan ramah tamah.