Pemain asal Maluku Utara lainnya, Ilham Udin Armaiyn, turut bangga bisa mengantarkan Malut United lolos ke Liga 1.
“Lewat proses pencapaian ini saya belajar bahwa kerja keras tidak akan mengkhianati hasil,” kata winger kelahiran Ternate tersebut.
Kelolosan Malut United ke Liga 1 sekaligus membuka peluang masyarakat Maluku Utara untuk menyaksikan langsung bergulirnya kompetisi sepak bola tertinggi di Tanah Air.
Pemain-pemain hebat dari setiap penjuru negeri akan tampil di tanah indah nan kaya, Maluku Utara. Para pesepak bola kebanggan Maluku dan Maluku Utara juga bisa menunjukkan talenta yang mereka miliki di hadapan pendukung sendiri.
Semua itu akan terwujud jika proses pengerjaan renovasi Stadion Gelora Kie Raha di Ternate sudah rampung. Manajemen Malut United berharap proses perbaikan bisa dilakukan secara maksimal agar Stadion Gelora Kie Raha benar-benar dinilai layak menjadi arena laga Liga 1.
Pada saat bersamaan, manajemen juga berproses membangun stadion sendiri di Kota Sofifi yang rencananya akan diberi nama Malut United Arena.
“Jika Stadion Kie Raha siap digunakan sebelum Liga 1 musim 2024-2025 bergulir, pasti Malut United akan bermarkas di situ,” ujar COO Malut United, Willem D. Nanlohy.
Proses renovasi Stadion Gelora Kie Raha dimulai setelah PSSI dan operator kompetisi, PT Liga Indonesia Baru (LIB), melakukan peninjauan terhadap stadion pada 10 Agustus 2023.
Hasil peninjauan menghasilkan beberapa rekomendasi seperti perbaikan akses masuk, rumput lapangan, ruang-ruangan, serta fasilitas penunjang.
“Kami akan bekerja sesuai rekomendasi yang diberikan pihak liga supaya nantinya Gelora Kie Raha dapat memenuhi syarat untuk menggelar pertandingan di level tertinggi,” tutur Ishak Benyamin selaku koordinator proyek renovasi Gelora Kie Raha.
Malut United berharap renovasi Stadion Gelora Kie Raha bisa rampung tepat waktu sehingga Laskar Kie Raha bisa segera bertanding di rumah sendiri dan menambah kebahagiaan masyarakat Maluku Utara.


Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.