“Berdasarkan lima isu strategis daerah dan permasalahan pembangunan dimaksud dan tantangan isu-isu regional, nasional dan global maka ditetapkan visi pembangunan Kabupaten Pulau Taliabu Tahun 2025-2045, yaitu ‘Kabupaten Pulau Taliabu yang Maju, Mandiri, Sejahtera dan Berkelanjutan’,” ungkapnya.
“Visi Pembangunan dimaksud mengarahkan kita untuk lebih fokus pada Lima Prioritas Pembangunan Tahun 2025-2045, yaitu pertama, Pembangunan Sumberdaya Manusia melalui peningkatan cakupan akses dan kualitas layanan pendidikan, kesehatan, penanganan kemiskinan ekstrem dan penurunan stunting. Kedua, pembangunan infrastruktur dasar untuk transportasi dan permukiman. Ketiga, peningkatan daya saing produk unggulan daerah dan ketahanan pangan melalui penguatan sektor pertanian, perikanan, pariwisata dan UMKM. Keempat, pelestarian lingkungan hidup dan ketahanan bencana. Dan yang kelima, peningkatan kualitas pelayanan publik yang lebih inovatif dan berkelanjutan,” jabar Syukur.
Untuk itu, sejalan dengan sasaran pokok RPJPN dan RPJPD Kabupaten Pulau Taliabu Tahun 2025-2045, hal-hal pokok yang perlu dilakukan percepatan pada awal periode 20 tahun mendatang, seperti pengentasan kemiskinan dan pengurangan pengangguran, peningkatkan produktivitas dan daya saing sumber daya manusia (SDM) seiring kualitas hidup meningkat, serta ketimpangan dan kesenjangan antarwilayah segera dapat diturunkan.
Di akhirnya sambutannya, Bupati juga menekankan untuk merealisasikan visi dan misi ini tentunya dibutuhkan kolaborasi dan sinergi dari seluruh pemangku kepentingan, sebagaimana diwujudkan dengan Musrenbang RPJPD hari ini.
“Karena tujuan Musrenbang RPJPD yaitu untuk menerima masukan, usulan maupun kritikan dalam rangka penyempurnaan materi Rancangan RPJPD Tahun 2025-2045,” tandasnya.
Pembukaan Musrenbang RPJPD ini diikuti para kepala dinas, staf bupati, kepala Bappeda, para camat dan kepala desa se-Kabupaten Pulau Taliabu, tokoh masyarakat, agama, adat serta organisasi kemasyarakatan setempat.




Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.