Anak dari Yusuf Mile dan Rasmina Basyir ini menyampaikan rasa syukurnya dengan adanya program IISMA tersebut bisa ke luar negeri, dan banyak pengalaman yang benar-benar berbeda dengan Indonesia.
Selanjutnya, ia membagi pengalaman bersama peserta PMM4, bagaimana cara untuk lolos pada program IISMA di Republik Ceko. Sebelumnya, mendapatkan laman dari UM, saat sedang mengikuti PMM2 dan memotivasinya mencoba seleksi ikut program ini.
“Alhamdulillah, berkat bantuan dosen dan beberapa kerabat mahasiswa internasional, 16 September tahun 2023 tepatnya diumumkan dinyatakan lolos ke luas negeri bersamaan musim dingin di Republik Ceko. Begitu tiba, menggembirakan, bisa melihat langsung pemandangan yang benar-benar berbeda dengan Indonesia, apalagi aspek bahasa sangat sulit, namun semua diatasi dengan beradaptasi,” ujarnya.
Ia sendiri sangat penasaran dengan model pembelajaran di Palacky Unversity Olomouc, Republik Ceko. Selama mengikuti pembelajaran ia menilai modelnya tak jauh beda dengan Indonesia, misalnya presentasi, tugas kelompok, dan diskusi. Namun yang membedakan mahasiswa di sana sangat berpikir kritis, wawasan sangat luas, sebab motivasi belajarnya sangat tinggi dan ikut mendorong semangat belajar.
Selain kegiatan pembelajaran, ia juga mengikuti kegiatan yang dilaksanakan Eropean Commonity Action Scheme For The Mobility Of University Students (Erasmus), sebuah organisasi mahasiswa Eropa yang bekerjasama dengan IISMA dalam rangka memperkenalkan para pahlawan Indonesia dan batik ke seluruh dunia.
Di akhir pekan, mahasiswa diberi kesempatan jalan-jalan mengunjungi lokasi wisata, mengenal berbagai potensi.
“Negara yang sudah saya kunjungi antara lain Jerman, Australia, Spanyol, Norwegia, dan sekitar 14 negara lainnya, sebab ada yang mengatakan, kalau anda berhasil membuka pintu ke luar negeri, maka pintu lain ikut terbuka, dan itu saya rasakan,” ungkapnya.



Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.