Sementara, Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Kota Tidore Kepulauan, Muslihin dalam laporannya mengatakan, program paskibraka merupakan pemimpin program bangsa yang berkarakter pancasila. Paskibraka bukan semata-mata sebagai penggerek bendera, melainkan sebagai bagian dari penyiapan calon pemimpin Indonesia masa depan, yang mampu memahami dan mengamalkan nilai pancasila.

Selain itu, paskibraka adalah putra dan putri terbaik yang merupakan kader bangsa yang direkrut dan diseleksi, secara bertahap dan berjenjang untuk melaksanakan tugas mengibarkan dan menurunkan bendera merah putih.

“Peserta yang mengikuti seleksi hari ini merupakan putra dan putri terbaik hasil seleksi, baik di tingkat sekolah sederajat dan berasal dari 28 SMA/SMK/MA di Kota Tidore yang duduk dikelas 10,” jelasnya.

83 siswa yang ikut seleksi terdiri dari 40 putra dan 43 putri. Mereka akan mengikuti seleksi selama tiga hari, terhitung sejak hari Selasa tanggal 27 Febuari sampai dengan 29 Febuari 2024.

Pembukaan seleksi paskibraka Kota Tidore tahun 2024 ditandai dengan penyematan tanda peserta, kepada perwakilan seleksi paskibraka Kota Tidore tahun 2024, atas nama Amar Fathin dari SMA Negeri 1 Kota Tidore Kepulauan dan Riska Damayanti Doni, dari SMA Negeri 2 Kota Tidore Kepulauan.