Awalnya, perkenalan Opo dengan Benny yang saat itu menjabat Bupati Morotai masih sepintas. Namun, setelah bertanding dalam kompetisi sepak bola, Benny mengundang semua tim makan malam di kediamannya. Pertemuan ini menjadi awal dari serangkaian undangan makan malam di kediaman Benny, di mana Opo dan Benny semakin akrab. Setiap malam, mereka diundang untuk bersama-sama menikmati hidangan di rumah Benny. Keakraban ini terus berkembang hingga Opo dan Benny saling bertukar nomor telepon dan sering berkomunikasi.
Momen kunci terjadi dua hari sebelum kepulangan tim ke Ternate, ketika Opo dipanggil Benny dan diberikan hadiah sebagai pemain terbaik dan top skor. Saat itulah Opo dan Benny semakin dekat. Ia bahkan dekat pula dengan keluarga Benny. Kebolehannya mengocok perut orang-orang di sekitarnya, serta kemampuannya menjaga kepercayaan Benny dan keluarga membuat Opo menjadi salah satu orang kepercayaan keluarga ini.
Setelah masa jabatan Benny sebagai bupati berakhir, dia mengajak Opo ke Singapura. Awalnya, Opo mengira ajakan tersebut hanya bercanda, namun Benny memerintahkan Opo mengurus paspor. Tak lama setelah itu, Opo berangkat ke Singapura, dan hubungan mereka terus berlanjut hingga sekarang.
Bagi Opo, dua tokoh penting yang sangat berpengaruh baginya adalah Sofyan Daud dan Benny Laos. Setiap kata yang keluar dari mulut Abang Sof adalah nasehat dan ilmu bagi Opo.
“Aang Sof sering menekankan pentingnya tidak hanya memikirkan diri sendiri, melainkan menjadi orang yang berguna bagi orang laiin. Selain itu, setiap orang harus diperlakukan dengan cara yang sama, tanpa memandang status atau latar belakang,” ujarnya, Senin (15/1/2024).
Sementara Benny, Opo mengingat pesan tentang kerja keras untuk memberikan kehidupan yang lebih baik bagi generasi berikutnya. Meskipun Benny pernah mengalami kesulitan finansial semasa kecil, dia menekankan betapa pentingnya usaha keras untuk memastikan anak-anak memiliki kehidupan yang lebih baik daripada mereka. Keduanya memberikan pesan hidup yang mendalam kepada Opo, membimbingnya dalam memahami nilai-nilai solidaritas, kepedulian terhadap sesama, dan arti sejati keberhasilan.
Dalam lawatan terbaru Asia-Eropa, Opo diajak Benny mengunjungi 12 negara, yakni Singapura, Malaysia, Jepang, Taiwan, China, Jerman, Republik Ceko, Austria, Swiss, Slovakia, Italia, dan Dubai.


Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.