Sementara Account Manager Representative Telkom Malut Felista Lolorie mengatakan, dashboard ini untuk membantu kader-kader memudahkan tanggungan dan tugas mereka. Selain itu memberikan fasilitas kepada dinas agar bisa mendapatkan laporan yang real time sehingga pencegahan dan pengendalian stunting bisa mudah.
“Terkait laporan saat ini masih terkendala jaringan karena semua berbasis digital, makanya kami dari pihak Telkom juga berkomitmen bagaimana bisa membantu jaringan ini agar lebih baik dan bisa men-support penginputan data ini dari kader, dari bawah hingga ke atas,” tukasnya.
Felista menambahkan, dengan adanya ini pencegahan dan pengendalian stunting lebih mudah dan bisa tepat sasaran agar Indonesia bisa terbebas stunting dan P2KB bisa berinovasi lebih lanjut lagi terkait pengendalian itu sendiri.
“Kemudian untuk pengaktifan dashboard seharusnya Januari 2024. Hanya saja saat ini penginputan data dan beberapa formulir-formulir masih kami sesuaikan dengan yang dibutuhkan dari BKKBN,” pungkasnya.


Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.