Kapolri menegaskan pentingnya kolaborasi dan tindakan preventif untuk mengantisipasi ancaman-ancaman tersebut. Terlebih, dalam penanggulangan konflik sosial, Kapolri menekankan penggunaan kekuatan sesuai dengan Standar Operasional Prosedur (SOP) dan menjunjung tinggi asas proporsionalitas, legalitas, akuntabilitas, serta nesesitas.
“Terakhir, upacara peringatan HUT ke-78 Korps Brimob Polri tidak hanya menjadi momen untuk merayakan sejarah Brimob, tetapi juga sebagai panggung untuk menyampaikan visi dan arahan masa depan dalam menghadapi tantangan kompleks di era global yang terus berkembang,” tandasnya.


Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.