Sembari menyeka airmatanya, Ramlah mengaku baru dikabari dirinya terpilih berangkat umrah pada 5 November 2023 pagi.

“Kata Pak Sekda ditelepon Pak Bupati suruh cari pensiunan guru yang sudah tua dan belum pernah sampai ke Tanah Suci. Pokoknya harus cari sampe dapat,” ungkapnya.

Pada hari yang sama sorenya, Sang Bupati menghembuskan napas terakhir.

“Alhamdulillah saya bisa lihat kubah hijau ini karena beliau. Mashaa Allah, Pak Bupati, sampe di Raudhah saya pe doa tara putus,” ucap Ramlah.

Ramlah berharap, doa 40 jamaah umrah yang diberangkatkan atas kebijakan almarhum diijabah Allah SWT.

“Saya yakin dan percaya caramu kembali ke Sang Khalik adalah takdir Allah yang sangat baik untukmu, sekalipun kami yang ditinggalkan sangat hancur dan rapuh. Karena kami manusia biasa yang sangat merasa kehilangan,” kata Ramlah lagi.