Mukhtar menjelaskan, ada juga persoalan pendistribusian pupuk dan benih bersubsidi yang belum merata yang disebabkan oleh banyak petani yang NIK-nya belum ter-input pada aplikasi Simluhtan.

”Olehnya itu, data kelompok pertanian sangat penting untuk menyusun program pembangunan pertanian. Saya berharap melalui kegiatan ini, kita dapat berkolaborasi memajukan pertanian Maluku Utara ke depan yang lebih baik,” pungkasnya.