Ia menyebutkan, pengelolaan sampah perlu dilakukan secara komprehensif dan terpadu dari hulu ke hilir dengan pendekatan ekonomi sirkular oleh pemerintah pusat, pemerintah daerah dan masyarakat, sehingga memberikan manfaat secara ekonomi, sehat bagi masyarakat, dan aman bagi lingkungan. Pengelolaan sampah ini dapat dilakukan secara sinergis melalui bank sampah.
Kepala DLH Malut Fachruddin Tukuboya menyatakan, kegiatan itu merupakan kerja sama DLH dengan Himpunan Mahasiswa Pascasarjana Ilmu Lingkungan UI yang diketuai Edison Reinkarnasi Gulo. Kegiatan tersebut juga didukung Harita Nickel Group.
“Sedangkan untuk webinar ketiga digelar Rabu (11/10) dengan tema ‘Biodiversitas Burung Halmahera dan Pemberdayaan Ekonomi Masyarakat Adat Lingkar Tambang,” ujar Fachruddin.
Webinar ketiga ini diisi narasumber Rektor Universitas Nahdlatul Ulama Malut Dr. M Nasir Tamalene, Pascasarjana Unkhair Ternate Jiandzani Ghina Aninnas, Kepala Balai Taman Nasional Aketajawe Lolobata Faat Rudihanto. Kepala Bidang Penataan Lingkungan Hidup DLH Malut Wajihuddin Fabanyo menjadi moderatornya.


Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.