“Ada juga aktivitas mereka yang mungkin viral di media sosial saya anggap itu bagian dari dinamika, yang pasti kami mengapresiasi, kami juga tidak membatasi aktivitas kawan-kawan, ade-ade mahasiswa untuk melakukan refleksi apapun di wilayah Kota Ternate akan tetapi mereka harus melihat waktu, melihat lokasi, situasi dan kondisi,” tegas dia.

Mengenai izin penutupan jalan oleh Pemkot Ternate yang dipertanyakan massa aksi, Fhandy menyebutkan hal tersebut bukanlah ranahnya melainkan Dinas Perhubungan (Dishub) Ternate. Meski begitu, Pemkot Ternate, kata dia, sudah mengantongi izin mengenai penutupan jalan ini.

“Dari Dinas Perhubungan dan instansi terkait lainnya sudah berkoordinasi dengan pihak kepolisian, jadi sangat tidak mungkin kalau tidak ada izin atau rekomendasi terus mereka berani tutup jalan,” pungkas dia.