Tandaseru — Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia Yasonna Laoly memberikan pengarahan kepada seluruh ASN di lingkup Kanwil Kemenkumham Maluku Utara, Kamis (21/9).

Ia menuturkan, WBP lapas dan rutan di Maluku Utara masih pada posisi aman dengan jumlah 1.222 dari kapasitas 1.570 orang.

“Ini sangat kecil jika dibandingan dengan daerah lain di Indonesia,” kata Yasonna.

Yasonna dalam kesempatan tersebut juga menyampaikan, daerah ini memiliki kontribusi besar dari sisi investasi pertambangan yang ada di Maluku Utara. Dengan investasi ini ia pun memerintahkan seluruh jajaran Kanwil Kemenkumham Maluku Utara untuk melakukan pelayanan secara baik terhadap orang-orang.

“Khusus untuk investasi asing dengan banyaknya investor, maka pelayanan terhadap orang asing harus diberikan secara baik dan jangan mengada-ngada atau bahkan mencari kesalahan,” ujarnya.

Meski begitu, dirinya juga memerintahkan ke jajaran untuk selalu melakukan pengawasan terhadap orang asing yang sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku.