Nazlatan Ukhra Kasuba, CEO Widi Coastal Festival, mengungkapkan hal ini akan terwujud jikalau strategi kebijakan sektor pariwisata bahari benar-benar dijadikan prioritas pembangunan kepariwisataan daerah dengan penyediaan data dan informasi kawasan dan objek wisata bahari yang memadai, mempromosikannya, menjalin kerja sama lintas sektoral terutama dalam hal perizinan, keselamatan dan keamanan dan tata ruang untuk meningkatkan daya tarik objek kawasan tersebut.
“Selain itu juga dilakukan pengembangan budaya lokal seperti pertunjukan seni dan industri kerajinan yang menjadi daya tarik pariwisata itu sendiri. Selain itu, mengembangkan pusat informasi, promosi dan pemasaran wisata bahari serta menyediakan berbagai paket wisata menarik lainnya secara terpadu. Termasuk mempersiapkan prasarana, sarana dan fasilitas pariwisata (dermaga, fasilitas akomodasi, dll) dengan melibatkan masyarakat lokal dalam pengelolaan obyek wisata. Sekaligus pula meningkatkan kerja sama dan koordinasi lintas sektoral, lintas pelaku dan lintas usaha untuk mengembangkan keragaman aktivitas wisata,” ungkap Nazla, Kamis (21/9).
Widi, sambungnya, akan go international melalui gelaran Widi Coastal Festival yang akan digelar pada November mendatang di Pulau Widi.
“Pada akhir pekan ini, tepat hari Sabtu tanggal 23 September ini akan digelar launching Widi Coastal Festival di Sofifi ibu kota provinsi Maluku Utara bertajuk Eco Edu and Sustainable Tourism, A Promise For Tomorrow,” tuturnya.
Berbagai rangkaian acara yang digelar saat launching nanti antara lain Expo UMKM, Temu Wicara Pariwisata dan Deklarasi Perlindungan Laut dan Pulau-Pulau Kecil.
“Berbagai pihak yang akan turut menghadiri acara launching tersebut antara lain Gubernur Maluku Utara, para bupati/wali kota, Kemenparekraf RI, Kementerian Perikanan dan Kelautan RI serta tidak ketinggalan akan dihibur oleh para musisi milenial yang hebat dan berbakat yaitu Alan Darmawan, Fresly Nikijuluw dan Randy Husain,” pungkas Nazla.


Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.