Menurut ayah empat anak ini, meski sekolahnya sudah mengantongi izin lengkap dan terakreditasi C, hingga kini mereka belum pernah mendapat perhatian pemerintah pusat maupun daerah.

Pernah ada tiga anggota DPRD Provinsi Maluku Utara dari daerah pemilihan Halmahera Utara-Pulau Morotai yang mengunjungi sekolah tersebut saat turun reses beberapa tahun lalu. Mereka adalah Sukri Ali, Ali Sangaji dan yang satunya lagi namanya sudah tidak dia ingat.

Meski para wakil rakyat ini sudah datang dan memotret langsung kondisi sekolah, harapan Rustam agar sekolahnya bisa mendapat sentuhan pembangunan ternyata tak kunjung terealisasi.

Siswa SMAS Muhammadiyah 5 Pulau Morotai. (Asdi Pamana)

“Saya cuma minta mereka kawal saja, malah mereka foto-foto lagi tapi tidak pernah ada hasil sama sekali. Pertama mereka turun itu mereka minta kami sabar saja, tapi sudah lumayan kesabaran ini,” keluh dia.

Rustam bilang, memang dari pihak Yayasan Muhammadiyah Maluku Utara sudah turun mengecek kondisi sekolah. Namun, dia maklumi jika yayasan pun belum bisa berbuat banyak terkait perbaikan bangunan.

“Cuma kami yayasan ini tidak sama sekolah negeri,” timpal dia.