Tandaseru — Sungguh memprihatinkan kondisi Sekolah Menengah Atas Swasta (SMAS) Muhammadiyah 5 Pulau Morotai yang berlokasi di Desa Lusuo, Kecamatan Morotai Utara, Kabupaten Pulau Morotai, Maluku Utara.

Bangunan sekolah yang didirikan sejak 2019 ini berdinding papan dan berlantai tanah. Fasilitas ruang belajar berupa meja dan kursi rusak, bahkan tak layak digunakan.

Kepala SMAS Muhammadiyah 5 Pulau Morotai Rustam Suhaibun mengatakan, ada tiga ruang kelas di sekolahnya ini. Terdiri dari dua ruang kelas dalam satu bangunan berukuran 11×4 meter, dan satu ruang kelas terpisah berukuran 5×4 meter.

SMAS Muhammadiyah 5 Pulau Morotai. (Asdi Pamana)

“Sekolah ini cuma tiga kelas saja, ada satu bangunan dua kelas dan satu lagi pisah. Dindingnya pakai papan semua dan tidak ada ruang guru,” kata Rustam kepada tandaseru.com, Sabtu (26/8).

Sekolah ini, kata Rustam, dia dirikan dengan dana pribadi. Telah dua kali pindah, dan perpindahan kedua adalah bangunan yang saat ini dipakai.

Pria 39 tahun ini menyebutkan, mulanya atap sekolah memakai daun rumbia, namun begitu terkumpul sedikit dana dia langsung menggantinya dengan atap seng.